Summarecon Mutiara Makassar Luncurkan Ruko Graha Boulevard

aRuko Graha Boulevard (5)
Ruko Graha Boulevard

Ruko Graha Boulevard

Asrinesia.com – Summarecon Mutiara Makassar (SMM) menjadi proyek pertama Summarecon yang dikembangkan di wilayah Timur Indonesia dengan luasan area ± 450 hektar. Berlokasi di Jalan Rainbow Boulevard, Kel. Bulurokeng, Kec. Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Berkonsep mengintegrasikan hunian dengan Zona Komersial yang akan menjadi pusat bisnis dan perdagangan dengan menyediakan berbagai pilihan lengkap dari bahan bangunan, elektronik, furnitur hingga tekstil. Lokasi yang strategis dan fasilitas prima, menjadikan SMM merupakan kawasan yang tepat untuk berinvestasi yang akan terus bertumbuh.

Untuk itu, SMM  meluncurkan Ruang Komersial pertama berupa Ruko Graha Boulevard . Ruko ini memiliki lokasi yang sangat strategis di pintu masuk kawasan  Central Business District (CBD) SMM dan dirancang dengan konsep arsitektur modern kontemporer.

Ruko Graha Boulevard

Ruko Graha Boulevard hadir dengan pilihan 2 dan 3 lantai dengan ukuran 5×12 m2 dan 7×12 m2. Di tahap pertama, Ruko ini ditawarkan terbatas hanya 19 unit dengan harga mulai dari Rp 1,4 milyar.

Untuk menunjang perluasan aktivitas usaha atau sebagai fasilitas outdoor, Ruko Graha Boulevard akan dilengkapi pengembangan area teras depan  yang tentunya akan menambah keistimewaan dan kenyamanan pelanggan seperti café-café di luar negeri.

Pembelian ruko bisa dilakukan melalui pendaftaran Booking Online yang telah dimulai pada hari Sabtu, 27 Maret 2021. Untuk booking para calon pembeli bisa langsung menghubungi agent ataupun sales inhouse terdekat. Sedangkan pembangunan ruko sendiri akan berlansung selama 18 bulan.

 Sharif Benyamin selaku Direktur PT Summarecon Agung Tbk. mengatakan, “Kesempatan untuk memiliki ruko ini menjadi kesempatan langka karena ini merupakan ruang komersial pertama dengan prospek bisnis yang sangat baik. Manfaatkan keunggulan lokasi yang sangat strategis di CBD Summarecon Mutiara Makassar dan harga perdana yang relatif belum tinggi,” ujarnya.