Intiland Gelar Topping Off Tower Kedua Apartemen Fifty Seven Promenade

a1df03ee3-324b-4e9e-980c-d103e0d5132c
(kika: Permadi Indra Yoga, Direktur PT Intiland Development Tbk, Eddy Wikanta, Direktur PT Nusa Raya Cipta Tbk, Tjenharto Kohar, Direktur PT Raharja Mitra Familia, Utama Gondokusumo, selaku Wakil Direktur Utama dan Chief Operating Officer PT Intiland Development Tbk, Trijas Hwe, Pimpinan Proyek Fifty Seven Promenade, Joe Byeong Seon, Construction Management Leader

(kika: Permadi Indra Yoga, Direktur PT Intiland Development Tbk, Eddy Wikanta, Direktur PT Nusa Raya Cipta Tbk, Tjenharto Kohar, Direktur PT Raharja Mitra Familia, Utama Gondokusumo, selaku Wakil Direktur Utama dan Chief Operating Officer PT Intiland Development Tbk, Trijas Hwe, Pimpinan Proyek Fifty Seven Promenade, Joe Byeong Seon, Construction Management Leader

Asrinesia.com – Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk,  sukses menyelesaikan tahapan pembangunan konstruksi apartemen Fifty Seven Promenade, Thamrin, Jakarta Pusat. Perseroan menggelar prosesi topping off tower kedua yakni Sky57 oleh direksi Intiland beserta perwakilan dari pihak kontraktor dan konsultan yang bersinergi dalam pembangunan apartemen ini pada Jumat (27/8).

Direktur Pengembangan Bisnis Intiland Permadi Indra Yoga menjelaskan pelaksanaan topping off tower Sky57 ini menjadi tahapan penting dalam proses pembangunan apartemen Fifty Seven Promenade. Pencapaian ini sekaligus menandakan telah rampungnya tahapan pekerjaan konstruksi semua tower apartemen ini.

Di tengah pembatasan sosial di masa pendemi Covid-19, Intiland berusaha secara maksimal agar penyelesaian pembangunan berjalan tepat waktu. Pelaksanaan topping off sekaligus menjadi wujud komitmen dan keseriusan Intiland untuk memenuhi harapan dan kepercayaan para konsumen.

“Komitmen kami untuk menyelesaikan pembangunan apartemen Fifty Seven Promenade tepat waktu. Di tengah pembatasan dan tantangan selama masa pandemi Covid-19, kami bersyukur dan berusaha untuk memenuhi dan menjaga kepercayaan seluruh konsumen,” kata Permadi Indra Yoga, dalam acara konferensi press usai prosesi topping off.

Fifty Seven Promenade merupakan pengembangan proyek pengembangan mixed-use and high rise yang berlokasi di kawasan pusat bisnis MH Thamrin, Jakarta Pusat. Menempati area seluas 3,2 hektar, pengembangan Fifty Seven Promenade terbagi ke dalam dua tahapan.

Pengembangan tahap pertama menempati area seluas 1,3 hektar yang meliputi pembangunan dua tower apartemen yakni City57 setinggi 24 lantai dan Sky57 setinggi 49 lantai. Sementara rencana pengembangan tahap kedua terdiri dari satu tower apartemen, satu tower perkantoran, dan fasilitas ritel promenade.

Menurut Permadi Indra Yoga salah satu faktor kesuksesan pembangunan konstruksi Fifty Seven Promenade adalah penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat di area proyek. Bersinergi dengan PT Nusa Raya Cipta Tbk selaku main contractor dan dengan para sub-kontraktor, Perseroan menjalankan prokes secara disiplin di seluruh kegiatan operasional konstruksi proyek.

Menurutnya, selama pada pandemi Covid-19, banyak sekali tantangan yang harus dihadapi pengembang dan kontraktor dalam menyelesaikan pembangunan proyek. Namun, tantangan ini tidak menyurutkan semangat dan komitmen perseroan untuk tetap menghadirkan unit-unit hunian berkualitas kepada konsumen tepat waktu.

Pimpinan Proyek Fifty Seven Promenade Trijas Hwe menambahkan komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan prosedur standar operasional untuk kesehatan dan keselamatan, serta pencegahan penyebaran Covid-19 di area proyek. Pelaksanaan kontruksi Fifty Seven Promenade juga mendapatkan pengawasan rutin dari Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta.

Seluruh pekerja kontruksi di Fifty Seven Promenade sudah divaksinasi. Akses masuk ke kawasan proyek wajib menunjukkan bukti vaksin termasuk menerapkan 5M di seluruh lingkungan proyek. Upaya lainnya yakni menyediakan dormitori bagi semua pekerja proyek untuk menghindari mobilitas keluar masuk proyek. Kantin mandiri yang dikelola masyarakat sekitar juga disediakan di dalam kawasan proyek untuk memenuhi
kebutuhan konsumsi para pekerja.

“Kami secara serius menaati dan menjalankan prokes yang diatur pemerintah selama proses kontruksi. Penerapan komitmen ini membantu proses pembangunan sehingga pekerjaan di proyek berjalan aman dan lancar,” ujarnya lebih lanjut.

Atas komitmen dan upaya pelaksanaan prokes tersebut, Fifty Seven Promenade mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Proyek ini dinilai berhasil memenuhi dan mematuhi seluruh persyaratan dan kewajiban pelaksanaan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diatur oleh pemerintah.

Apartemen Fifty Seven Promenade meliputi pengembangan dua tower dengan total 498 unit yang terdiri dari tipe Studio (42 m2), tipe 1 Kamar Tidur (55- 82 m2), tipe 2 Kamar Tidur (104 -115 m2), hingga tipe 3 Kamar Tidur (183 m2).

“Memiliki hunian di jantung kawasan bisnis Jakarta memberikan banyak kelebihan. Apalagi Fifty Seven Promenade dikembangkan sebagai bagian dari konsep Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas. Kawasan TOD memiliki nilai tinggi karena mengedepankan aspek connectivity, accesibility dan walkability yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat urban yang menginginkan kualitas hidupnya meningkat,” kata
Permadi Indra Yoga.

Perseroan menargetkan proses serah terima ke konsumen akan dilakukan mulai kuartal ketiga tahun 2022. “Saat ini, tower pertama yaitu City57 tengah memasuki tahap penyelesaian fasad bangunan dan interior, sementara tower kedua yaitu Sky57 ini akan masuk ke tahapan fasad. Serah terima ke konsumen akan mulai kami lakukan di triwulan ketiga tahun depan” kata Trijas Hwe.

Trijas Hwe optimis serah terima unit ke konsumen dapat dilakukan tepat waktu. Proses pembangunan apartemen akan difokuskan pada pekerjaan penyelesaian fasad, mekanikal dan elektrikal, serta penyelesaian fasilitas-fasilitas yang ada.

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen terhadap desain interior, Perseroan menghadirkan mock-up baru tipe 1 Kamar Tidur seluas (81 m2). Mengusung konsep desain urban-simple, mock-up ini hadir dengan desain cerdas dan fungsional.
“Lewat mock-up ini, kami ingin membantu memberikan ide dan kreatifitas kepada para pembeli yang sebentar lagi akan menempati unit-unitnya,” ujarnya lebih lanjut.

Menurutnya, konsep desain interior di masa pandemi ini menghadirkan penataan layout ruangan yang mampu menjadi solusi kebutuhan masyarakat kota yang makin dinamis. Pemilihan dan penggunaan perabot mengutamakan aspek fungsional sehingga tidak memberikan kesan berlebihan dan mampu menghadirkan kesan lapang di dalam ruangan. Kami sudah memikirkan semuanya untuk para penghuninya.

Penataan living room menjadi sangat multifungsi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan profesi penghuninya. Konsumen dapat dengan mudah mengubah fungsi living room menjadi kamar tidur anak, working studio atau ruang kerja.

Konsep pengembangan Fifty Seven Promenade menawarkan banyak aspek kenyamanan tinggal di sebuah kawasan pusat bisnis. Selain dekat dengan berbagai kebutuhan, Fifty Seven Promenade juga dilengkapi dua lantai fasilitas premium seperti sky garden, waterfront jogging track, hingga kolam renang indoor di lantai 59
Tower Sky57. Fasilitas dan layanan lainnya seperti layanan shuttle car yang akan mengantar penghuni ke pusat perbelanjaan maupun ke pusat layanan transportasi publik.

Salah satu keunikan yang dimiliki Fifty Seven Promenade adalah menempatkan area fasilitas pada dua lantai teratas tower City57, yakni di lantai 23 dan 24. Konsep ini memberikan privasi dan pengalaman unik bagi para penghuninya untuk menikmati seluruh fasilitas yang tersedia.

Pada area tersebut akan dibangun sky garden, berupa jembatan yang menghubungkan antara tower City57 dan Sky57. Di sana juga tersedia berbagai fasilitas utama seperti sky lounge, kolam renang semi outdoor, area bermain anak, area spa dan sauna, gym, entertaiment area, dan private dining room.